Hindari Cara Membuat Artikel SEO yang Kuno Seperti Ini

Apa saja cara membuat artikel SEO yang tidak baik untuk blog kita sendiri? Apakah cara tersebut benar-benar dapat merugikan untuk optimasi sebuah blog atau website?

Cara Membuat Artikel SEO
©www.design19.org


Apa itu SEO?

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization. Yaitu sebuah teknik untuk meningkatkan visibilitas sebuah blog atau website di mesin pencari Google.

Salah satunya adalah melalui artikel SEOFriendly.

Maksudnya adalah artikel yang sesuai dengan apa yang diinginkan mesin pencari Google.

Contoh tulisan SEO friendly adalah tulisan yang benar-benar mengoptimalkan sebuah keyword.

Namun jangan salah, ada beberapa kesalahan yang mungkin tidak terasa.

Sebenarnya bukan kesalahan juga, namun lebih tepatnya sudah tidak sesuai lagi dengan update algoritma terbaru.

Apa saja kesalahan tersebut?

1. Hanya Membuat Artikel Sederhana dengan Mengejar Satu Keyword Per Page Tanpa Variasi


Terlalu panjang penjelasan di atas?

Mudahnya adalah dalam satu page (halaman), dalam membuat artikel sederhana, kita hanya fokus pada satu keyword.

Ya, pada teknik SEO beberapa waktu lalu, mungkin kita dituntut untuk mengejar fokus keyword dalam satu page.

Sehingga kita kerap melupakan variasi keyword dari keyword utama tadi di halaman atau contoh artikel SEO yang kita buat.

Sebagai contoh lihat gambar di bawah:

Cara Membuat Artikel SEO


Ini adalah trik Old Hat.

Memisahkan keyword seperti ini akan membuat pencarian semantic jadi sedikit terabaikan.

Bagaimana cara mesin pencari menentukan topik halaman?

Yaitu melalui target keyword, istilah terkait, variasi keyword, dan sinonim, semua muncul di dalam konten yang sama.

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Yang pasti kita harus tetap fokus dalam membuat artikel SEO yang relevan dengan niche kita.

Keyword utama hanya kita jadikan sebagai titik lompatan.

Namun, kita wajib menambahkan variasi keyword yang natural di dalam konten.

Bagaimana mencari variasi keyword yang tepat dan natural?

Silakan gunakan metode di bawah ini yang memang mudah dilakukan untuk membuat contoh artikel yang menarik.
  • Buka Google
  • Ketik keyword target
  • Silakan scrol ke bawah dan temukan berbagai keyword relevan yang bisa dimasukkan ke dalam konten

Cara Membuat Artikel SEO

2. Membuat Contoh Artikel yang Menarik dengan Jumlah Karakter yang Pendek


Ini sepertinya masih diilhami oleh banyak orang. Bagaimana dengan kita?

Ya, blog atau website dengan konten artikel yang pendek, diharapkan masih dapat bersaing di mesin pencari.

Itu kuno.

Saat ini, Google menganggap bahwa artikel pendek (kurang dari 500 karakter) itu adalah konten yang dangkal, terbelakang, dan tidak berkualitas.

"Tapi ada beberapa blog yang benar-benar baik di laman pencarian Google walaupun artikelnya pendek sekali?"

Ya, memang masih ada yang seperti itu.

Tapi secara historis dan statistik (ada beberapa artikel dalam blog saya ini), blog-blog dengan konten yang pendek seperti itu hanya akan bertahan beberapa waktu.

Selanjutnya, konten tersebut tidak akan memiliki performa yang baik di mesin pencari. Bahkan ada beberapa artikel saya yang deindex.

Entahlah, Google memang punya aturan dan kuasa.

Namun saya percaya bahwa ini dikarenakan artikel saya yang terlalu pendek.

Sementara itu, menurut analisis dari BuzzSumo yang melakukan penelitian lebih dari 100 juta artikel, postingan yang paling banyak dibagikan di social media adalah artikel dengan karakter yang panjang.

Bahkan, ada banyak share artikel yang memiliki lebih dari 3000 karakter.

Tentu, bahasan dalam artikel tersebut sangatlah spesifik.

Cara Membuat Artikel SEO


Sementara itu, analisis dari Backlinko lebih dari 1 juta blog, konten yang panjang (deep article) sangat terkait langsung dalam mesin pencarian.



Lalu apa yang harus kita lakukan?
  • Buat artikel yang benar-benar deep namun tidak berbelit-belit.
  • Pahami secara mendalam topik yang kita angkat.
  • Konten yang lebih panjang adalah konten yang benar-benar menyeluruh. Artinya, artikel kita nantinya dapat menjawab pertanyaan para pengguna Google.


3. Posting Artikel yang Tidak Menentu


Terkadang, ini adalah yang sulit kita hindari. Termasuk saya.

Rasa malas atau miskin ide membuat kita enggan untuk melakukan update walaupun blog kita sudah lama tidak update artikel.

Posting artikel tidak konsisten ini juga kurang disukai oleh Google. Kenapa?
  • Karena Google tidak menerima sesuatu yang baru dari kita
  • Lebih sedikit halaman dan target keyword yang diindeks
  • Tidak membangun authority yang baik dengan Google


Terutama ketika kita ingin mendatangkan banyak traffic maupun leads dari organik traffic, maka kita sangat perlu publish artikel secara teratur.

Coba kita lihat studi yang dilakukan HubSpot yang melakukan analisis pada lebih dari 13.500 marketer dan agensi.

Cara Membuat Artikel SEO


Hasilnya, blog yang secara teratur dan konsisten melakukan publikasi artikel (lebih dari 16 artikel setiap bulan), memperoleh traffic dan leads paling banyak dibandingkan blogger yang melakukan update 0-4 artikel setiap bulannya.

Mendapatkan leads yang besar adalah salah satu strategi pemasaran produk secara digital yang cukup ampuh untuk saat ini.

Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Tentu saja adalah mulai mengatur kembali jadwal publish artikel kita.
Selain itu juga kita harus komit akan melakukan publish konten secara teratur dan konsisten.

4. Lebih Mementingkan Kuantitas Membuat Artikel SEO daripada Kualitasnya

Posting..posting..dan posting.

Kuantitas artikel yang dipublish memang sangatlah penting untuk dipertimbangkan.

Akan tetapi, tidak hanya kuantitas yang dibutuhkan, melainkan juga kualitas dari konten yang dipublish tersebut.

Google sendiri telah meningkatkan pengalaman pengguna dengan memunculkan artikel yang menurut mereka berkualitas.

Google menggunakan data tersebut untuk meningkatkan fungsi dari algoritma pencarian mereka.

Menurut Google’s Quality Rater Guidelines, ada beberapa hal yang menentukan kualitas tertinggi:
  • Mencapai tujuan yang dimaksud
  • Memiliki tingkat E-A-T (expertise, authoritativeness, trustworthiness)
  • Memiliki jumlah konten yang memuaskan, dan ada beberapa faktor lainnya.

Cara Membuat Artikel SEO


Kualitas artikel sangatlah berpengaruh.

Karena itu, kita dituntut untuk tidak sekadar posting banyak artikel, melainkan juga kualitasnya.

Kualitas + kuantitas adalah kombinasi yang tepat untuk dapat hasil terbaik.

Sederhananya adalah begini, berikan alasan yang sempurna kenapa artikel kita sangat perlu dibaca oleh orang lain?

Apabila kita cukup kesulitan menentukan kualitas konten, maka saatnya untuk membuat kuantitas postingan secara teratur.

Dengan begini, maka orang yang akan menemukan blog kita, akan mencari beberapa artikel terkait yang ada di laman lainnya.

Namun, konten yang berkualitas benar-benar dipertimbangkan oleh Google.

Bahkan, posting sebulan sekali secara konsisten dan memiliki kualitas tertinggi, lebih baik daripada tidak sama sekali.

5. Lupa Tentang Masalah Contoh SEO Konten, yaitu Duplicate Content

Hasil riset yang dilakukan SEMRush pada lebih dari 100 ribu situs, salah satu kesalahan SEO pada halaman yang paling umum dilakukan adalah duplikat konten.

Hampir 66 persen situs web yang diteliti SEMRush memiliki masalah tersebut.

Cara Membuat Artikel SEO
©www.searchenginejournal.com


Kalau begitu, apa yang perlu kita lakukan sekarang?

Untungnya adalah, ini sepertinya salah satu kesalahan SEO yang paling mudah untuk diperbaiki.

Karena duplikat konten ini hanya terjadi pada beberapa laman yang mirip atau cocok satu sama lain, memperbaikinya akan baik untuk meningkatkan SEO kita.

Bagaimana cara memperbaikinya? Sudah ada banyak kok di Google, tinggal browsing saja :)
Atau bila menggunakan WordPress, maka kita bisa memanfaatkan WP Yoast.

Dari cara membuat artikel SEO yang tidak direkomendasikan di atas, mana nih yang biasanya sering kamu lakukan? Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hindari Cara Membuat Artikel SEO yang Kuno Seperti Ini"

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih