4 Cara Menggunakan Google Analytics untuk Membuat Konten Cemerlang

Cara menggunakan Google Analytics – Apakah bisa menggunakan tools ini untuk pembuatan konten yang menarik? Tentu saja bisa. Yang paling penting adalah konversi.

Cara Menggunakan Google Analytics


Data..data..dan data. Semua data sangat penting untuk marketing campaign.

Banyak perusahaan yang memanfaatkan data-data yang dimiliki untuk lebih memahami customer mereka.

Pemasaran berbasis data (data driven marketing) biasanya lebih menghasilkan customer yang loyal dan lebih besar.

Keterlibatan customer semakin tinggi dan tentu saja jumlah pelanggan bisa menjadi lebih banyak.

Dalam Google Analytics, data yang dimiliki biasanya dimanfaatkan untuk optimasi SEO maupun PPC.

Tak terkecuali dalam ide membuat konten blog (postingan) yang lebih baik.

Memang benar, terkadang ide untuk membuat konten menjadi buntu. Padahal, konten harus menarik agar lebih banyak yang membaca.

Konten yang baik juga dapat berpotensi untuk mendapatkan hasil seperti leads bahkan sales.

Nah, salah satu cara untuk menciptakan ide content yang baik adalah melihat data dari Google Analytics.

Di bawah ini ada beberapa cara menggunakan Google Analytics di Indonesia untuk membantu membuat konten yang baik.

Tapi ingat, artikel ini hanya untuk Anda yang siap bertumpah darah dengan SEO. Jika belum maka baca postingan saya sebelumnya agar lebih mudah lagi ke depannya.


1. Membuat Variasi Lain dari Postingan Populer Milik Anda


Tentu, Anda pastinya ingin selalu dapat membuat konten yang benar-benar berkualitas.

Untuk melakukan ini, Anda dapat me-review kembali konten mana yang sebelumnya sudah Anda buat dan populer (banyak traffic/pembaca/pengguna).

Dengan cara ini, Anda bisa menemukan konten mana yang cukup populer dan bisa Anda variasikan untuk konten terbaru nantinya.

Untuk mendapatkan datanya silakan langsung cek dashboard Google Analytics Anda.

Namun sebelumnya, pastikan lebih dahulu bahwa blog Anda sudah dimasukkan ke dalam Google Analytics.

Setelah itu cek di All Page (Semua Halaman) di blog Anda, pilih menu Behavior (Perilaku) disebelah kiri, lalu pilih sub menu Site Content (Konten Situs) dan pilih All Page (Semua Halaman).

Sebagai contoh untuk Google Analytics blog saya ini. Silakan cek gambar di bawah:

Cara Menggunakan Google Analytics


Di bagian ini, Anda bisa memanfaatkan berbagai data yang sudah disediakan oleh Google Analytics.

Selanjutnya pilih Page Title (Judul Halaman) untuk mengetahui judul page atau judul postingan mana yang memiliki rate paling banyak.

Cara Menggunakan Google Analytics


Dari sini Anda bisa menemukan beberapa hal penting dalam upaya pembuatan konten yang baik.
  • Apakah Anda mendapatkan lebih banyak traffic dari click bait?
  • Apakah Anda mendapat lebih banyak konversi dari judul yang tidak clickbait?
  • Dan lain-lain

Setelah menemukan formula apa yang tepat untuk memantau konten seperti apa yang populer, Anda dapat mengoptimasi judul-judul tersebut pada postingan baru nanti.

Misalkan goal Anda adalah konversi. Dan dari hasil Analytics Anda mengatakan bahwa postingan yang memiliki kata 'Panduan' memberi konversi terbanyak selama ini.

Cara Menggunakan Google Analytics


Saat melihat data ini, jangan lupa untuk memantau faktor lain yang mendukung konten populer Anda.

Misalnya konten yang berupa video. Ini akan membuat sesorang pembaca bisa lebih lama di halaman tersebut.

Sekarang, setelah melihat data tersebut, Anda sudah pasti bisa menentukan postingan seperti apa yang bakal Anda buat.

Membuat konten yang baik dan bisa mendatangkan traffic yang tinggi bisa menggunakan data dari analytics ini.

Anda bisa memvariasikan topik, judul, atau jenis konten dan buat ulang dengan yang lebih update dan tentunya tak kalah berkualitas.

2. Cara Menggunakan Google Analytics dengan Related Keyword

Konten dan SEO haruslah sejalan.

Pada dasarnya, konten sangat penting untuk mendapatkan peringkat yang baik di SERPs karena algoritma Google selalu berubah.

Terbaru, mereka sudah melakukan broad update pada algoritma inti mereka pada bulan Agustus 2018. Lebih lengkap tentang update algoritma Google ini bisa Anda cek pada postingan saya sebelumnya di "Bulan Agustus Traffic Blog Turun? Sabar,Google Sedang Update Algoritma"

Konten sangat mempengaruhi SEO.

Sebab itu kita harus dapat mengoptimasi sebuah konten itu sendiri.

Bagaimana mendapatkan ide tersebut? Kembali bisa dengan cara menggunakan Google Analytics.

Silakan ke menu Behavior (Perilaku) di sebelah kiri >> Site Search (Situs Penelusuran) >> Search Term (Istilah Penelusuran).

Data ini bukan hanya bisa membantu menavigasi blog Anda, tetapi juga membantu menemukan celah pada konten Anda.

Dengan kata lain, istilah penelusuran terkait dengan blog Anda yang dicari orang, tetapi Anda belum memiliki postingan atau halaman tersebut.

Misalkan, Anda memiliki sebuah villa dan beberapa keyword hasil analytics pencarian adalah private pool, kolam renang, air hangat.

Dan keyword-keyword tersebut belum ada sebelumnya.

Maka itu bisa dijadikan saran untuk postingan terbaru Anda nantinya.

Misalnya dengan membuat postingan 'Villa Murah di Batu dengan Fasilitas Private Pool' atau 'Dijual Villa Mewah dengan Kolam Renang".

Create some things.

3. Update Konten Populer yang Lama


Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, yaitu cukup dengan me-refresh konten lama.

Ini adalah salah satu cara menggunakan Google Analytics untuk membuat konten baru namun tetap mudah mendapatkan traffic.

Selain itu, ini adalah sebagai cara untuk meredam bounce rate yang terus tinggi.

Apa itu bounce rate? Jika ditranslate-kan adalah rasio pantulan.

Sederhananya, bounce rate ini adalah orang yang masuk ke halaman blog Anda hanya sebentar lalu keluar lagi.

Ini bisa diartikan bahwa konten Anda sudah tidak lagi relevan dan tidak dibutuhkan.

Bagaimana mengatasinya? Yaitu dengan mengupdate konten Anda.

Dampaknya bisa sangat besar untuk meredam bounce rate.

Selain itu, update konten dapat meningkatkan traffic organic lebih dari 40%.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, silakan pilih menu Behavior (Perilaku), kemudian pilih Site Content (Konten Situs) dan pilih All Page (Semua Halaman).

Lebih jelasnya silakan cek gambar di bawah ini hasil dari screenshoot analytics blog ini.

Cara Menggunakan Google Analytics


Kemudian sortir pada bagian Unique Pageviews (Tayangan Halaman Unik) untuk mengetahui berapa banyak pengunjung baru dari postingan Anda tersebut.

Lalu bandingkan dengan Bounce Rate dan Nilai Keluar (Exit).

Perbandingan tersebut akan menunjukkan apakah pengunjung baru tersebut benar-benar membaca konten Anda atau baca sebentar lalu pergi.

Cara Menggunakan Google Analytics


Jika postingan yang memiliki tampilan unik tinggi dan bounce rate tinggi, maka postingan tersebut perlu diperbarui.

Data lain yang bisa membantu Anda menentukan keterlibatan pengunjung adalah dengan klik menu Flow Report (Behavior) atau Alur Perilaku.

Cara Menggunakan Google Analytics


Data pada kolom ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana pengunjung berinteraksi pada blog Anda setelah mereka membaca postingan.

Misalnya, apakah setelah mereka membaca postingan tersebut, ternyata beberapa pengunjung masuk ke halaman kontak untuk menghubungi Anda (landing page)?

Bila masih belum terlalu tinggi konversinya, mungkin konten pada postingan tersebut perlu di update.

Dan disinilah Anda bisa temukan ide content lagi.

Update content tersebut bisa dengan menambahkan gambar, infografis video, link, dan lain-lain.

Atau bahkan Anda bisa membuat lead magnet baru untuk usaha mendapatkan konversi yang lebih banyak.

4. Keyword Intent

Content yang Anda buat alangkah baiknya sesuai dengan apa yang dibutuhkan pembaca.

Tentu saja, traffic organik adalah idaman bagi banyak blogger seperti Anda.

Dan melalui keyword intent ini, Anda akan temukan traffic tersebut dengan mudah.

Dengan kata lain, jika keyword dalam postingan Anda sesuai dengan yang dimaksud oleh pembaca, maka engagement postingan tersebut akan jauh lebih besar.

Ada empat jenis keyword intent yang perlu diketahui:

  • Navigational: Pengguna internet hanya mencari situs web tertentu (misalnya www.YanuarCatur.id)
  • Informational: Pengguna lebih banyak mencari jawaban atas pertanyaan mereka (Misalnya, bagaimana cara menggunakan ubersuggest untuk riset keyword?)
  • Investigational: Pengguna mencari informasi yang dapat atau berpotensi menghasilkan konversi (entah pembelian atau penjualan). Misalnya mencari keyword ‘Mobil Murah Berkualitas’.
  • Transactional: Pengguna sudah siap untuk membeli sesuatu. Misalnya menggunakan keyword Sepatu Nike.

Untuk menemukan intent dari pengunjung blog Anda, maka Anda bisa temukan di menu Google Analytics sebelah kiri yaitu menu Acquisition, kemudian submenu Search Console lalu pilih Queries (Kueri).



Pada laporan kueri ini sebaiknya mengandung jenis keyword yang sesuai dengan tujuan bisnis Anda.

Jika pada ecommerce (toko online), maka keyword intent sebagai cara menggunakan Google Analytics yang harus jadi perhatian Anda adalah investigational atau transactional.

Bila Anda menginginkan data setelah menggunakan keyword investigational, maka Anda bisa buat content (untuk mengarah ke landing page) antara keyword informational dan transactional.

Kalau dicontohkan seperti apa ya?

Bisa dibuat seperti ini, yaitu content tentang ‘Versus’, ‘Review’, atau ‘Compare’.

Pada keyword tersebut, maka pembaca akan lebih cenderung siap untuk membeli.

Jadi untuk mengoptimasi sebuah content untuk keyword intent ini, Anda harus membuat content yang fokus pada keyword tersebut.

Karena itu strategi content, terutama untuk content marketing, sangatlah penting.

Bila Anda membuat sebuah content yang dapat mencerahkan pengunjung blog Anda, maka peluang untuk mendapatkan peringkat SERPs yang lebih baik akan jadi lebih tinggi.

Efek dominonya adalah traffic organik Anda juga akan dapat meningkat.

Dan lebih hebatnya lagi, content yang jitu dapat meningkatkan konversi lead magnet atau penjualan Anda.

Kesimpulan dalam menggunakan Google Analytics ini adalah…

Content terbaik biasanya bergantung pada iklan dan kreativitas.

Salah satu cara untuk membuatnya adalah dengan menggunakan data dari Google Analytics.

Manfaatnya antara lain;

  • Menganalisa kinerja content yang ada. Jika tema atau judul pada postingan sebelumnya berdampak baik (traffic), maka postingan serupa akan cenderung memiliki traffic yang lebih baik.
  • Menemukan istilah penelusuran yang tepat dan dicari oleh pengunjung blog Anda. Gabungkan keyword tersebut untuk membuat konten yang relevan bagi audiens blog Anda.
  • Cari tahu tentang pada halaman apa audiens keluar dari blog  Anda atau tingkat bounce rate yang tinggi. Anda bisa mengupdate postingan tersebut untuk meredam angka bounce rate itu sendiri.
  • Temukan maksud (intent) dibalik keyword yang membawa audiens ke blog Anda. Jika tidak saling terkait, maka segera buat konten yang benar-benar terhubung antara audiens dan blog Anda.

Bila sudah pada tahap ini, maka Anda mulai khatam dengan SEO. Kalaupun tidak, tenang, masih ada banyak waktu bagi Anda untuk pelajari lebih detail tentang cara menggunakan Google Analytics. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Cara Menggunakan Google Analytics untuk Membuat Konten Cemerlang"

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih