7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing

Bagaimana cara menggunakan Google Trends dalam kaitan untuk optimasi search engine (SEO) dan juga pembuatan konten marketing?

7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing


Google Trends adalah salah satu tools yang tepat untuk SEO (Search Engine Optimization).

Google trends merupakan tools resmi dari Google yang menawarkan perbandingan visual tingkat lalu lintas (traffic).

Meski begitu, jumlah traffic-nya memang belum pasti akurat 100%, namun sifatnya adalah relatif.

Tentu ini akan sangat membantu kita untuk mengetahui jumlah traffic dari frasa keyword tertentu sesuai dengan goal kita.

Pada artikel ini, saya akan menyampaikan tujuh tips atau cara menggunakan Google Trends untuk tujuan SEO maupun content marketing.

Terutama adalah mengoptimasi keyword tertentu dengan memanfaatkan Google Trends untuk mendapatkan content terbaik sebagai cara mempromosikan blog atau website kita.

#1. Cara Riset Keyword Menggunakan Google Trends

Langkah pertama bisa coba bandingkan keyword yang sudah terindex sebelumnya, dengan keyword baru yang masih relevan.

Walaupun Google Trends tidak menunjukkan data yang super akurat, tapi jika kita mengetahui traffic untuk satu keyword, maka traffic untuk keyword lainnya jadi akan lebih mudah kita pahami.

7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing


Bagaimana mendapatkan insight untuk content marketing?

Ada beberapa cara menggunakan Google Trends untuk content marketing ini. Yakni;

Pencarian jangka panjang, yaitu bisa lima tahun ke belakang. Ini bisa dijadikan sebagai data untuk mengetahui trends audiens.

Apabila dalam waktu tersebut terus naik, maka kita bisa konsentrasi membuat content tersebut.

Tapi sebaliknya, bagaimana jika trend tersebut menurun?

Itu menunjukkan kemungkinan atau sinyal bahwa konsumsi contents audiens telah berubah.

Silakan simak contoh pada gambar di bawah  ini.

7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing


#2. Cara Menggunakan Google Trends untuk Ide Pembuatan Content

Menggunakan data dari Google Trends ini, bisa membuat kita lebih mudah untuk menciptakan konten di masa mendatang.

Misalnya. Apabila suatu produk trend-nya sedang menurun secara kontinyu, mungkin inilah saatnya bagi kita untuk mengalihkan source content ke tema atau produk lain.

Atau bahkan data-data tersebut kita gunakan untuk mengubah model konten secara keseluruhan.

Mungkin banget.

Idealnya begini, buat sih kita membuat artikel panjang lebar namun CPC rendah atau bahkan 0 (Nol) terus?

Bagi pemain adsense, ini cukup merugikan.

Pun demikian bagi kita yang ingin menjual produk, tulisan atau promosi kita tidak akan terlihat bila trend terus menurun.

Dengan melihat data trend keyword di short view, misalnya trend selama 90 hari atau 30 hari, ini akan sangat penting bagi kita dalam menciptakan content marketing.

Misalkan, dua trend keyword teratas adalah How to (bagaimana cara/cara) atau Near Me (di sekitar saya).

Ketika kita menskalakan tampilan menjadi 90 hari, maka kita akan melihat berapa hari atau minggu pencarian tersebut menjadi populer.

#3. Merencanakan Jadwal Publish Content

Yang paling mudah adalah untuk merencanakan publish content.

Pencarian keyword tentang 'Bagaimana' cenderung naik setiap hari Minggu atau Senin. Sementara pencarian 'Sekitar Saya' trend naik pada Jumat atau Sabtu.

Jika sebuah blog kita menawarkan artikel tentang cara atau terkait dengan hobi, maka bisa dischedule post pada hari Minggu, Senin, atau Rabu.

Setelah publish ini, akan lebih baik bila kita blast melalui email.

Kalau masih kesulitan untuk mencari tools untuk mengirim email, kita bisa pakai Get Respons yang benar-benar tepat untuk kita gunakan. Terlebih pemula dalam hal email marketing.

Publish artikel tentang 'bagaimana' tersebut tentu berbeda lagi bila berkaitan dengan 'sekitar saya'.

Misalnya promosi sebuah restoran atau tempat wisata.

Akan sangat baik bila dipublikasikan pada hari Kamis. Lalu pada hari Jumat dan Sabtu, artikel tersebut sudah terindex oleh Google dan siap untuk mendapat traffic.

#4. Google Trends Indonesia untuk Cek Keyword Berdasarkan Kategori

Google trends memiliki kemampuan untuk mempersempit keyword sesuai dengan kategori untuk memberikan data yang lebih akurat.

Ini adalah cara menggunakan Google Trends yang cukup banyak digunakan oleh blogger, termasuk saya.

7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing


#5. Cara Menggunakan Google Trends untuk Riset Pasar Menggunakan Data Geografis

Google Trends juga memberikan informasi keyword berdasarkan lokasi geografis.

Informasi ini bisa kita gunakan untuk menentukan area mana yang terbaik untuk menjangkau atau untuk menyesuaikan konten ke wilayah tertentu.

Informasi populer keyword berdasarkan lokasi geografis sangat berguna untuk link building, konten promosi, dan pay per click (PPC).

Sebagai contoh, jika suatu keyword sedang populer di wilayah tertentu, kita dapat mempersempit targeting dalam promosi (iklan) seperti grup, klub, atau majalah lokal.

Sampai disini masih bingung? Jika iya, maka baca terus sampai habis.

#6. Data Geografis ini Bisa Meningkatkan Ranking Blog

Tahukah bahwa informasi data geografis ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas konten sehingga relevan untuk orang banyak?

Google memberi ranking pada laman yang sesuau dengan siapa yang paling relevan.

Jadi lebih sederhananya, menggabungkan informasi dari data geografis ke dalam konten akan membantu meningkatkan ranking laman kita.

Dan indikasi tersebut akan semakin kuat bila banyak orang yang mempromosikan artikel kita tersebut ke media sosial, blog, atau podcast.

#7. Rising Queries (Kueri yang Meningkat)

Apa sih yang paling bisa diandalkan dari Google Trends ini?

Apalagi kalau bukan kemampuan mereka dalam melihat insight keyword yang terus bertambah tingkat pencariannya.

7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing


Pada bagian ini, kita hanya perlu mencari frasa atau keyword yang sesuai dengan niche kita, dan nanti kita akan disuguhi 1-25 kueri yang sedang meningkat pencariannya.

Tapi perlu diingat, beberapa kueri frasa keyword mungkin tidak muncul bila tidak sesuai dengan kategori tertentu.

Data-data di Google Trends seperti ini akan membuat kita dapat lebih sensitif untuk membaca peluang baru terhadap apa yang sedang populer.

Kesimpulan dari artikel ini adalah saya berusaha untuk mengajak Anda bahwa ada banyak cara untuk membuat konten yang mendatangkan banyak traffic.

Google Trends adalah salah satunya yang bisa kita gunakan.

Sedikit kreativitas dalam mengolah sumber pencarian akan sangat penting dilakukan.

Satu hal lagi sebagai cara menggunakan Google Trends ini, yaitu bisa membantu kita menemukan ide content yang viral dan mengundang traffic lebih banyak.

Lalu bagaimana cara menggunakan Google Trends yang lebih dalam? Untuk selanjutnya, silakan langsung pergi ke Google Trends dan eksplore apa saja yang berguna bagi goal kita.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 Cara Menggunakan Google Trends untuk SEO & Content Marketing"

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih