Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword

Bagaimana cara menggunakan Ubersuggest dalam pencarian keyword yang efektif? Serta bagaimana triknya? Baca artikel ini sampai habis dan dapatkan 5 langkah cepat menggunakan Ubersuggest.

Mengapa harus melakukan riset keyword dalam pelaksanaan digital marketing?

Tentu adalah agar mendapatkan data yang akurat, serta potensi mendapatkan traffic, sales, leads, dan sebagainya, agar menjadi lebih tinggi.

Hal ini (pencarian keyword) bertujuan untuk mendapatkan atau menjangkau pemirsa (audiens) yang tertarget, sesuai dengan niche Anda.

Pada artikel kali ini, saya akan mencoba share bagaimana cara menggunakan Ubersuggest untuk mendapatkan keyword yang benar-benar Anda butuhkan.

Nantinya, keyword ini akan sangat berguna untuk berbagai campaign digital Anda.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword

1. Cari Seed Keyword Terlebih Dahulu

Sebelum menggunakan berbagai tools pencari keyword, baik itu yang berbayar atau gratisan, maka sebaiknya pilih terlebih dahulu keyword seed.

Seed keyword ini merupakan keyword yang lebih luas namun masih relevan dengan niche Anda. Seed keyword juga bisa disebut dengan keyword utama.

Bila sudah mengetahui niche Anda, maka Anda harus sudah memiliki bayangan seed keyword seperti apa yang ingin Anda pakai.

Anda juga bisa mencarinya beberapa keyword turunan dengan cepat hanya melalui Google. Yang perlu Anda lakukan hanya mengetik keyword yang relevan dengan niche atau produk Anda, kemudian biarkan Google yang melakukan pencarian keyword tersebut.

Lebih jelasnya silakan cek gambar dibawah ini.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


Dari sekian banyak keyword yang muncul, Anda mungkin hanya akan menemukan satu keyword yang sesuai dengan yang Anda cari.

Jadi santai saja dan cari keyword yang benar-benar terlihat menarik.

Oh iya, Anda juga bisa menemukan long tail keyword melalui metode ini. 

2. Cara Menggunakan Ubersuggest dengan Mudah

Setelah berhasil menemukan seed keyword di halaman pencari Google, saatnya untuk memperluas keyword tersebut. Saya disini adalah menggunakan Ubersugest (NeilPatel). Kenapa saya pilih ini?

Karena cara menggunakan Ubersugest sangat mudah serta GRATIS tentunya.

Selain itu, data keyword yang dihasilkan juga menarik karena terintegrasi dengan Google Keyword Planner dan Google Suggest.

Caranya silakan lihat gambar di bawah:

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword
  1. Masukkan keyword pilihan Anda
  2. Pilih web (dropdown menu yang ditengah)
  3. Lalu pilih language (sesuaikan dengan niche Anda)
  4. Lalu klik 'LOOK UP'

*Note: Bila Anda menjalankan bisnis lokal, maka jangan lupa untuk mengatur settingan bahasa dan wilayah di dropdown menu.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


Setelah itu akan muncul jumlah keyword yang terkait dengan keyword pilihan Anda. Pada contoh di bawah ini, saya menggunakan keyword dropship internasional dan mendapatkan hasil keyword relevan sebanyak 709 keyword.

Tentu, hasil ini akan mungkin berbeda dari pencarian Anda karena dapat tergantung dari lokasi target audiens Anda.

Untuk memilih keyword mana yang benar-benar HARUS dipertimbangkan. Yaitu VOLUME PENCARIAN, Biaya Per Klik (CPC), dan COMPETITION.

Setiap riset keyword, Anda mungkin sudah sering mendengar tentang 'carilah keyword dengan persaingan rendah dan pencarian (volume) besar'.

Untuk mengukur kompetisi yang baik untuk keyword Anda, dari skala 0-1.0, maka sebaiknya pilih skala kompetisi diantara 0.4. Ini adalah sweet spot untuk branding serta bila Anda minim budget untuk ngiklan di Google AdWords.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


Meskipun demikian, angka-angka yang muncul tersebut bukanlah segalanya. Tapi setidaknya dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan keyword.

3. Filter Hasil Pencarian

Lalu apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Sebelum memilih keyword yang akan dipakai, maka sebaiknya filter dulu beberapa keyword. Hindari pemilihan keyword yang ada nama merk/brand tertentu.

Misalnya, dalam dropship internasional ada ‘AliExpress’, ‘Shopify’, ‘Oberlo’, dan lain-lain. Isikan nama-nama tersebut di kolom negative keyword.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


Ubersuggest akan merefresh halaman pencarian dan menghapus keyword negative yang Anda masukkan.

Tentu, langkah ini memang tidak selalu diperlukan. Tetapi ini adalah cara yang bagus untuk menghindari pemborosan waktu pencarian keyword yang memang tidak Anda inginkan.

Langkah selanjutnya adalah menambahkan keyword dengan kata yang komersil. Misalnya, ‘cara’, ‘bagaimana’, ‘jasa’, ‘panduan’, dan lain sebagainya.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


Artinya, beberapa keyword yang muncul adalah keyword yang sudah siap dipakai untuk campaign SEO, PPC, atau content marketing Anda.

DONE!

Sampai Anda baca artikel ini, berarti Anda siap untuk mendapatkan dan mendistribusikan keyword ke dalam berbagai content.

Namun, masih ada satu langkah lagi yang harus Anda lakukan dalam bagian cara menggunakan Ubersuggest ini. Baca di poin berikutnya.

4. Ekspor Keyword Anda

Seorang pencari keyword yang ‘cerdas’ akan selalu melakukan ini, yaitu mengekspor hasil pencarian keyword dalam bentuk file CSV.

Hal ini dilakukan karena sebagai referensi atau tujuan pelacakan di masa mendatang.

Dan di Ubersuggest ini, Anda pun juga bisa mengekspor banyak keyword hanya dalam waktu hitungan menit.

Cukup pilih keyword yang diinginkan lalu klik tombol ‘Export To CSV’.

Jika sudah, maka hasilnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini;

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


5. Prioritaskan Keyword Anda


Pada tahap finishing, kini Anda hanya perlu memprioritaskan keyword mana yang akan Anda gunakan dalam campaign Anda.

Bagaimana cara menggunakan Ubersuggest untuk melacak analytic pencarian?

Sekali lagi, Anda hanya cukup gunakan Ubersuggest ini.

Yakni dengan melihat grafik pencarian dalam beberapa bulan terakhir. Silakan klik gambar tabel di sebelah kanan keyword.

Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword


Dari sini akan terlihat berapa volume pencarian dari bulan ke bulan.

Setelah itu, Anda bisa memilah keyword mana yang performa pencariannya terus membaik dari masa ke masa dari grafik tersebut.

Kesimpulan dari Cara Menggunakan Ubersuggest ini adalah

Pencarian keyword seperti ini memang bukanlah alat yang menjamin bahwa campaign Anda akan sukses besar. Akan tetapi tools pencarian keyword layaknya Ubersuggest sangat PERMUDAH Anda dalam menemukan keyword yang pas untuk membantu campaign Anda.

Dengan cara-cara di atas, Anda bisa menemukan keyword yang ideal berapa lama? Apakah data-data tersebut cukup kuat?

Bandingkan jika Anda hanya melakukan penerawangan, tentu riset keyword menggunakan Ubersuggest jauh lebih efektif.

Semoga artikel tentang cara menggunakan Ubersuggest ini dapat membantu Anda dalam menemukan keyword yang berpotensi tinggi di pencarian Google. Jangan lupa kasih saran dan kritik di kolom komentar ya. Terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Riset Keyword"

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih