Filosofi Lomba Makan Kerupuk

© kriuk-kriuk.blogspot.com


Masih seputar lomba Agustusan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-68. Setelah lomba panjat pinang, sekarang mari coba menyimak tentang Lomba Makan Kerupuk.

Lomba makan kerupuk masuk dalam salah satu lomba tradisional dalam menyambut kemerdekaan (lomba Agustusan). Kerupuk pada dasarnya adalah pelengkap makanan. Kerupuk ini adalah makanan masyarakat, tak peduli kaya atau miskin pasti kebanyakan suka makan bahan kriuk-kriuk ini.

Dalam lomba makan kerupuk, tersimpan beberapa makna dan filosofi. Lomba ini mengajarkan tentang suatu kesederhanaan dan kesetaraan. Yang mana, seperti tidak ada pembeda antara si miskin atau si kaya.

Dalam lomba ini, tangan tidak diperbolehkan untuk ikut.Di sini diajarkan, bahwa setiap perjuangan harus membutuhkan kesabaran dan menahan untuk tidak berbuat curang. Ini dapat menjelaskan bahwa kesuksesan tidak dapat diraih secara instan.

Dari semua tentang lomba makan kerupuk ini berusaha mengajarkan bahwa kesuksesan bisa diraih oleh semua orang walaupun dengan segala keterbatasan. Namun untuk meraihnya, masih dibutuhkan usaha, kesabaran dan berdoa.

Subscribe to receive free email updates:

22 Responses to "Filosofi Lomba Makan Kerupuk "

  1. Lomba yang mempunyai maksud menghibur namun dibalik itu mengandung suatu pelajaran tersirat bagi yang melihatnya. Jujur dan ksatria suatu karakter yang hendaknya dimiliki oleh semua orang di bumi ini. Gambar dan artikel yang menarik. Salam cemerlang.

    BalasHapus
  2. inget waktu kecil dulu pernah menang lomba kelereng.

    BalasHapus
  3. nah ini lomba yang sering di pertandingkan hehehe... apalagi lomba ini dengan posisi makan di atas jajangkungan ( Egrang) selain siapa yang cepat dan kalau yang jatuh dari egrang gugur juga hehehe

    BalasHapus
  4. iya sob,,,,, tanpa kita sadari ternyata mempunyai makna,,,
    perjuangan dengan keterbatasan,,,,

    BalasHapus
  5. Asyik juga melatih filosofi ini pada anak2. Mereka maunya megangi kerupuknya :)

    BalasHapus
  6. dikampung saya sering mengadakan acra seperti ini untuk memeriahkan kampung serta membuat senang anak2

    BalasHapus
  7. ditempat saya udah jarang mas ada lomba kyak gitu

    BalasHapus
  8. ada filosofinya juga ya sam..itu sllu mnengadah mungkin jg bermakna kalo ingin rizki menengadahlah, maka akan mndapatkannya (krupuk) :)

    BalasHapus
  9. Hahaha kapan yaa ada lomba makan kerupuk??

    BalasHapus
  10. kalo lomba makan kelereng gimana, om..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo itu pesertanya paling pesertanya mas rawin :D

      Hapus
    2. lomba makan kelereng itu menggambarkan orng seteres

      Hapus
  11. wah dari waktu masih kecil sampai udah gede skrng baru tau filosofi sebenernya lomba makan kerupuk :) subhanallah :)

    BalasHapus
  12. lomba kesukaan saya, apalagi waktu lapar datang wkwk :D

    BalasHapus
  13. Singkat mentes padat menthol dan jelas

    BalasHapus
  14. kesabaran adalah mental orang juara. Yuk makan kerupuk biar jadi sukses ! :)

    BalasHapus
  15. perlu dibutuhkan kesabaran kalau ikut lomba makan kerupuk, apalagi kalau tangan diiket ke belakang wah susuah banget.

    BalasHapus
  16. Oh ternyata lomba makan kerupuk juga ada filosofinya ya. Hmmm saya malah baru tahu. Dulu waktu masih kecil sih sering ikut lomba makan krupuk. Pokoknya asal ikut aja. Siapa tahu bisa menang dan dapat juara. Hehehe Nice share kawan :)

    BalasHapus
  17. jadi inget waktu jaman kecil hehe

    BalasHapus
  18. inget jaman SD aku sering menang lomba makan kerupuk

    BalasHapus
  19. Untung agustusan sekarang mah pas bukan bulan Ramadhan.

    BalasHapus
  20. setuju banget saya, kita memang harus berusaha keras untuk meraih sesuatu.

    BalasHapus

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih