4 Trend SEO yang Bakal Nendang di Tahun 2018

Berikut ini beberapa trend SEO yang diprediksi bakal mendominasi di tahun 2018 mendatang. Siapkan mental Anda kawan!

Berbicara tentang SEO, memang susah-susah gampang. Lebih banyak bikin pusing pastinya. Namun entah kenapa, semakin sulit tantangannya justru saya semakin suka. Well, saya sendiri masih belajar akan seluk beluk tentang SEO ini. Ok, back to the track, apa trend SEO tahun depan?

Praktisi SEO (Search Engine Optimization) harus mulai berinovasi untuk menghadapi tahun 2018 mendatang. Selain itu, mereka juga dituntut untuk terus bekerja dengan cepat dan cerdas untuk memastikan bahwa website yang mereka kelola mendapat ranking terbaik di halaman mesin pencari (search engine). 

Bagaimana dengan Anda?


Trend SEO Tahun 2018

1. Trend SEO 2018: Mobile First Index

Sebenarnya ini sudah diumumkan oleh Google pada tahun 2016 lalu. Mereka berharap bahwa website sudah siap diakses dari mobile dengan lebih cepat. 

Pasalnya, pada saat sekarang traffic banyak website sekitar 60%-nya berasal dari perangkat mobile. Dan besar kemungkinan Google tidak akan menunda lagi untuk penerapan Mobile First Index-nya di tahun depan. Ini berarti bahwa situs web yang versi mobile-nya sangat buruk akan mengalami penurunan peringkat di mesin pencari.

Jadi jika Anda ingin mengikuti trend SEO ini, mulailah membuat website Anda dengan Google Mobile-Frendly Test. Ini akan merayapi situ Anda melalui Googlebot dan memberitahu kepada Anda apa yang perlu diperbaiki. 

Ketika membaca ini, jujur saya sangat sedih. Sebab, blog saya yang 'ciamik soro' ini ternyata sangat buruk. Tapi informasi tentang Trend SEO ini sepertinya jauh lebih penting buat saya. Ah sudahlah, lanjut gan....

Selanjutnya, periksalah website Anda melalui Google Page Speed Insights. Sekali lagi ini adalah tools yang sangat mudah digunakan serta ada panduan bagaimana cara untuk meningkatkan kecepatan website Anda versi mobile.

Ini adalah cara paling mudah untuk memantau persiapan Anda dalam menghadapi trend SEO 2018, terutama Mobile First Index. Tool lain yang dapat membantu adalah test dari Technicalseo.com. Cara ini akan membantu Anda membandingkan versi mobile dan desktop serta bagaimana mengatasi masalah yang muncul, seperti tag hreflang, rel="prev/next", dan canonical.

Selain itu juga memperbaiki beberapa kesalahan content seperti page title, alt="text", link, dan lain lain. Tools ini juga akan mengevaluasi structured data markup, bagian dari pemeriksaan website mobile friendly melalui Google API.


2. Trend SEO 2018: Voice Search

Kalau masih bingung dengan ini, coba deh perhatikan halaman depan search engine Google. Sebelah kanan kotak untuk mengetik keyword, Anda akan melihat sebuah mic. Itulah maksudnya Voice Search.

Seiring dengan meningkatnya proporsi penelusuran suara, wajar jika nanti search engine akan menekankan pada Voice Search serta mengoptimalkan algoritma mereka. Sepanjang tahun 2018 mendatang, Voice Search cenderung menjadi semakin penting.

Berikut ini beberapa cara untuk memperbaiki dan meningkatkan Voice Search untuk SEO Anda.
  • Daripada menggunakan kata kunci tunggal atau hanya dua kata, maka untuk lebih meningkatkan Voice Search Anda menggunakan keyword yang lebih detail dan 'manusiawi'. Misalnya "Tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi saat liburan tahun baru di Malang", bukan dengan keyword "liburan tahun baru Malang".
  • Pertanyaan adalah inti bagaimana seseorang berinteraksi pada mesin pencari. Ini perlu diperhatikan pada saat pemilihan keyword. Misalnya, Anda mungkin akan melihat lebih banyak keyword "Apa yang harus dilakukan di Malang pada saat liburan tahun baru?" ketimbang keyword "liburan tahun baru Malang".
  • Microdata element seperti nama bisnis, lokasi, nomor telepon, merk, harga, dan alamat adalah bagian penting dalam Voice Search. Pikirkan tentang membuat site map yang komprehensif di situs Anda dengan beberapa informasi ini agar situs Anda lebih mudah ditemukan.

Voice search dan kesiapan mobile berjalan bersamaan. Pada semester kedua tahun 2015 lalu misalnya, 40 persen pengguna ponsel mulai menggunakan Voice Search. Jadi setiap usaha yang Anda masukkan dalam kesiapan mobile friendly maupun Voice Search akan memberikan manfaat yang luar biasa.


3. Trend SEO 2018: Latent Semantic Indexing (LSI)

LSI adalah teknik pemrosesan bahasa secara alami untuk menganalisis hubungan antara seperangkat dokumen dan persyaratannya untuk menghasilkan konsep yang baik. Bingung?

Intinya adalah bagaimana membuat sebuah konten yang sangat komprehensif dan relevan dengan keyword yang digunakan. Secara perlahan, LSI ini telah membantu Google:
  • Mengidentifikasi istilah terkait dari kata kunci dengan meneliti melalui miliaran halaman
  • Mengevaluasi apakah halamana web yang muncul menawarkan konten yang benar-benar komprehensif yang terkait dengan topik yang dicari di search engine

LSI ini tentu akan menjadi musuh bagi mereka yang mencoba mengakali Googlebot. Ini akan menjadi motivasi bagi Anda untuk menciptakan dan membuat konten yang benar-benar informatif. Untuk memperbaiki konten website Anda sendiri agar Google melihat relevan, download Website Auditor.

Setelah download aplikasi tersebut secara GRATIS, ikuti beberapa langkah berikut ini:
  • Lihat ke menu content analysis di sebalah kiri monitor Anda, kemudian pilih TF-IDF dan add pages
  • Kemudian masukan keyword utama Anda (masing-masing baris hanya satu keyword)
  • Selanjutnya pilih halaman pencari (Google.co.id/ com/my dan sejenisnya)
  • Tunggu beberapa saat dan lihat hasilnya (lihat contoh gambar di bawah)
  • Hasilnya, Anda akan mendapatkan daftar keyword yang sangat relevan dari situs Anda.
Trend SEO Tahun 2018


4. Trend SEO 2018: SERPs

Mungkin ini tidak disadari oleh banyak orang, termasuk saya. 

Google telah membuat begitu banyak perubahan (update) pada search engine result pages (SERPs). Singkatnya, Google terus menambahkan lebih banyak aspek pada SERPs-nya.

Cara untuk meningkatkannya adalah menggunakan Rack Tracker yang dapat membantu melacak kinerja situs website Anda pada 15 komponen SERP Google. Yang paling nendang dari tools ini adalah kemampuannya untuk memberi tahu Anda fitur SERP mana yang paling baik untuk keyword Anda.

Insight yang ditawarkan oleh Rank Tracker ini akan membantu Anda menargetkan fitur SERP yang paling 'menghasilkan' yang mana Anda bisa mendapatkan visibilitas yang sangat tinggi. Dan pastinya, aplikasi ini juga GRATIS kok.

Tapi ya itu, jika gratis maka aksesnya sangat terbatas. Jika tidak ingin yang terbatas atau bahasa kerennya unlimited, bisa pilig versi berbayar, pakai versi Profesional atau Enterprise.

Jadi pada intinya, ilmu dalam SEO mungkin bisa dikatakan hampir sama seperti bahasa yang terus berkembang. Ide baru datang dan menjadi populer, namun beberapa waktu selanjutnya menjadi basi hingga akhirnya datang lagi sesuatu yang baru yang menggantikannya. Dan mungkin artikel tentang trend SEO tahun 2018 ini dapat membantu Anda untuk terus berkembang. Good Luck!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Trend SEO yang Bakal Nendang di Tahun 2018"

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih