Cerita Sulit Membuat Website Sendiri Berhasil Saya Patahkan

Pernah beberapa teman yang mengajukan pertanyaan kenapa membuat website sendiri? Bukannya sulit? Apalagi kamu bukan anak IT kan?

Ya, beberapa teman seperjuangan dan sebangku saya waktu perkuliahan dulu, sangat sering atau lebih tepatnya meragukan alasan saya kenapa membuat website sendiri.

Dan mereka lebih terheran lagi kalau saya itu bisa melakukannya meskipun saya bukan dari anak yang ahli komputer maupun lulusan sarjana informatika atau komputer. Basic saya hanya Ilmu Komunikasi yang notabene suka mengamati sesuatu, menuliskannya atau memvisualisasikannya, lalu diekspose. Karena konsenstrasi saya dulu adalah jurnalistik.

Tapi ya inilah perjalanan hidup, ilmu yang dulu saya dapat sewaktu kuliah hanya sedikit yang terpakai. Ok, kembali ke laptop.

Namun entah kenapa, saya sendiri juga heran, kenapa pada akhirnya saya justru bisa membuat website sendiri hanya bermodal mentor setia, Google. 

Bikin Melongo Banyak Teman

Cerita Sulit Membuat Website Sendiri Berhasil Saya Patahkan


Usut punya usut, banyak diantara teman saya yang ternyata sedikit penasaran dengan apa yang saya lakukan. Karena saya sendiri memang lebih fokus pada dunia website, blogging, adsense, dan serba online lainnya.

Saya berusaha untuk menjelaskan panjang lebar tentang apa saja yang jadi potensi dalam dunia website maupun online saat ini.

Bisnis Online Tak Kenal Tempat

Pertama tujuan saya membuat website sendiri adalah karena ingin memulai bisnis online. Bisnis ini sendiri banyak sekali jenisnya. Langkah awal yang saya jelaskan kepada teman-teman saya adalah dropship. Kenapa saya memilih ini? Karena prosesnya sangat mudah. Intinya adalah menjual produk tanpa harus memiliki produk.

Saya membuat website sendiri adalah untuk menempatkan beberapa produk dropshipan tersebut sebagai landing page. Setelah sedikit fasih dengan dropship lokal, saya juga ingin segera menyasar dropship internasional.

Ya seperti itulah kira-kira. Sampai sejauh ini, beberapa teman saya mengangguk tanda setuju. Tapi beberapa lainnya diam tak bersuara hingga hanya bisa melongo.

Next, untuk Mengeruk Dollar

Alasan lain keinginan saya untuk membuat website sendiri adalah berpendapatan dollar. Guaya!! Nope, ini bukan bicara soal gaya-gayaan, tapi soal peluang. Ketika ada peluang, maka saya berusaha mendapatkannya.

Dalam dunia blogging, rasanya sudah tidak asing dengan yang namanya AdSense. Terutama Google Adsense dan Facebook Ads. Ya, AdSense adalah sumber pendapatan lain yang bisa didapat melalui blog, website, atau vlog (youtube). Dan...
"Emank bisa gitu?"
"Wih, Google kaya juga ya?"

Itulah beberapa pertanyaan yang keluar dari mulut beberapa teman saya setelah saya jelaskan dari A-Z mengenai blogging dan Google AdSense.

Affiliate Marketing

"Ah, ini sih MLM"
Waduh, baru saja mau melanjutkan tema ini beberapa teman sudah beranggapan bahwa bisnis affiliate adalah MLM. Entahlah, saya sendiri sampai detik ini tidak mengetahui seperti apa MLM itu.

Yang pasti, Affiliate ini hampir sama dengan dropship. Menjual produk (bisa produk digital atau fisik) milik orang lain. Bedanya, kita akan mendapatkan komisi dalam jumlah tertentu yang sudah disebutkan oleh pemilik produk. Seperti itulah garis besarnya.

Membuat Website Sendiri, Maka Pilih Hosting untuk Pemula yang Terbaik

Ketika berbicara mengenai website, domain, blog, hingga hosting, teman-teman saya terlihat semakin resah dan gundah gundala. Entah harus bagaimana lagi menjelaskannya. Dan akhirnya pertemuan singkat bubar!

Namun ternyata, setelah tragedi seminar online dadakan kemarin, beberapa teman saya ada yang tertarik di bidang online dan ingin ikut dengan apa yang saya pelajari.

Dan beberapa diantara mereka, sangat tertarik untuk membuat website atau toko online. Setelah saya jelaskan panjang lebar sampai ndromos, langkah pertama yang penting untuk dilakukan adalah memilih hosting untuk pemula yang super ajib.

Untuk apa sih hosting itu? Sederhananya adalah hosting dijadikan sebagai rumah untuk domain (.com, .net, .id, bla..bla..bla..). Bisa sih memakai hosting gratisan dengan menggunakan blogspot yang hostingnya disediakan oleh Google. Namun itu bukan rekomendasi dari saya untuk membuat toko online.

Seperti apa hosting untuk pemula yang terbaik? Kalau untuk pemula, sebaiknya pilih dengan harga atau paket yang tidak terlalu besar terlebih dahulu. Pastinya sambil belajar tahap demi tahap baru kemudian setelah katam, dilanjutkan dengan paket yang lebih besar.

Hal ini juga saya alami. Dulu ketika awal-awal menjelajah dunia per-Web-an, saya sama sekali tidak mengerti tentang domain maupun hosting, apalagi hosting untuk pemula. Sangat sedikit referensi saya saat itu.

Akibatnya adalah bisa dibilang saya salah dalam memilih penyedia jasa hosting tersebut dan akhirnya terbengkalai karena harga sewa pertahun yang selangit belum lagi produknya yang tidak sepadan. Misalnya bandwidth atau email yang terbatas.

Baca Ini Sebelum Memilih Jasa Hosting

Setelah sempat melawati pengalaman pemilihan penyedia jasa hosting dan domain, saya sedikit memilah-milah mana yang terbaik. Setidaknya menurut pengalaman saya. Yang menjadi pokok incaran saya adalah penyedia jasa hosting tersebut harus memiliki:

  • Unlimited Bandwidth

Artinya, dengan bandwidth yang tidak terbatas akan menjadikan dan menjamin kelancaran website Anda.
  • Cloud Backup

Apa ini? Ini adalah fitur penting untuk mengamankan data harian Anda.
  • SSD yang Super Cepat

Ini yang dibutuhkan. Memiliki website dengan akses yang super cepat.
  • Pastinya, Suporting dari Mereka

Ini berarti ketika kita mendapat masalah dengan hosting maupun website kita, penyedia jasa hosting tersebut bersedia melayani sepenuh hati selama yang kita butuhkan.
  • Garansi Uang Kembali
Sebenarnya ini hanyalah nilai tambah. Namun jika ada penyedia jasa hosting yang memilki fitur ini, maka ini harus Anda jadikan pilihan.

Mana ada jasa hosting seperti itu? Ada lah. Silakan cek DomaiNesia deh kalau tidak percaya.

Ketika saya membuat website sendiri, tutorial pertama saya adalah Youtube. Nah, tutorial selanjutnya adalah admin dari DomaiNesia. Kenapa? Karena mereka asyik banget buat diajak curhat soal website dan hosting. Para admin DomaiNesia sangat ramah meskipun saya ketika itu sudah tidak sabar ingin me-Live-kan website saya.

Soal pelayanan customer, dijamin deh admin DomaiNesia bakal bikin Anda puas sampai ke ubun-ubun. Belum lagi harga paketnya yang super murah, bandwidth tak terbatas, dan semua poin yang sudah saya sebutkan tadi, ternyata dimiliki semua oleh mereka.

Dan yang cukup unik dan sangat DIREKOMENDASIKAN buat Anda yang masih pemula adalah karena DomaiNesia memiliki fitur Instant Deploy. Bukan bermaksud meremehkan kemampuan Anda dalam membuat website, namun fitur ini adalah fitur eksklusif untuk membuat website dengan mudah dan instan. Oh, nikmat mana lagi yang kau dustakan kalau pilih DomaiNesia.

Sudah itu saja. Kalau Anda ingin membuat website sendiri dan tanpa riber, pilih aja DomaiNesia sebagai penyedia jasa hostingnya. Bisnis online sambil ngAdSense jadi tambah lancar. Mau ikuti langkah saya?

Cerita Sulit Membuat Website Sendiri Berhasil Saya Patahkan

RELATED POST

Comments
6 Comments

6 komentar:

  1. bikin website sendiri emang mudah mas, yang sulit buat sistem informasi wahahahaha.. kalau website bisa pakai CMS yang udah ada (buanyak banget bingit bingo) tapi kalo sistem informasi, sulit hahaha

    BalasHapus
  2. saya sendiri belum pernah membuat website sendiri dengan hosting, masih setia dengan layanan milik blogger. hanya bermodalkan domain saja jadilan "weblog".

    saat ini orientasi utama saya menulis adalah berbagi, tetapi sudah saya rencanakan juga untuk mendaparkan rupiah, kalau mas nya kan udah level dollar, haha.

    apalagi kalau bukan adsense, iya kan.

    kebetulan blog saya niche finansial, jadi saat ini fokus konten dulu.

    meskipun saya belum pernah membuat website pada hosting, tapi saya sudah dapat gambarannya karena pernah belajar bahasa pemrograman dengan menggunakan xampp.

    BalasHapus
  3. kereen..
    saya pusing sih kalo belajar dr google doang. hehe

    BalasHapus
  4. sepertinya memang layak di ikuti ^^

    BalasHapus
  5. keren!
    sha biasanya minta bantuan temen :P

    BalasHapus
  6. Saya da kepikiran untuk punya hsoting sendiri, tapi untuk sekarang masih ingin fokus bangun blog personal dulu
    tapi ada kemungkinan nantinya ingin membangun bisnis startup sendiri
    ini hanya rencana kembali lagi Yang di atas menentukan

    BalasHapus

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih