Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google - Mungkin beberapa dari Anda pernah beriklan di Google tentang produk pemutih wajah, produk kecantikan, kesehatan, maupun suplemen, tapi DITOLAK. Ada yang tahu alasannya?

Beriklan di Google, melalui Google Adwords, adalah pilihan cukup tepat untuk mempromosikan bisnis Anda, baik itu produk maupun jasa.

Tentu saja, salah satu keunggulan beriklan di Google Adwords adalah karena jangkauannya yang lebih luas. Selain itu, juga karena anggaran iklan yang cenderung lebih murah daripada iklan cetak.

Tapi, ada beberapa kebijakan yang memang diterapkan oleh Google mengenai iklan yang akan dipromosikan.

Kebijakan ini bermaksud agar produk atau jasa yang kita iklankan terlihat lebih profesional dan tidak mengelabui pelanggan.

Kenapa Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak?

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Daripada produk atau jasa kategori lain, produk pemutih wajah, produk kecantikan, atau suplemen adalah produk yang sering ditolak oleh Google Adwords.

Mereka (pengiklan/publisher) dianggap telah menyalahi beberapa kebijakan yang diterapkan Google Adwords untuk detail iklan.

Dan pastinya ini akan cukup mengganggu Anda yang bermain pada kategori produk atau jasa tersebut.

Tapi memang, ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan dalam iklan kategori produk pemutih wajah atau produk kecantikan lainnya.

Berikut ini beberapa kebijakan umum yang sering dilanggar oleh pengiklan:

1. Kebijakan Editorial

Inti dari kebijakan ini adalah mengatur konten iklan berdasarkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 
  • Gaya dan Ejaan Bahasa
  • Penggunaan Huruf Besar
  • Tanda baca dan simbol
  • Bisnis yang tidak dikenal
Contoh 1

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Apakah contoh iklan di atas menarik dan profesional?

Tentu saja bukan hanya terkesan kurang menarik, tapi juga menyalahi beberapa kebijakan.
  • Ejaan yang tidak umum atau biasa disebut bahasa alay
  • Sebelum tanda baca tidak boleh ada spasi (Tanda seru di judul tidak diperbolehkan)
  • Setelah tanda baca harus ada spasi
  • Kata dengan huruf kapital semua tidak diperbolehkan
Yang juga perlu diperhatikan adalah ejaan, simbol, tanda baca, kapitalisasi, dan spasi.

Contoh 2

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Pada contoh kedua di atas, pelanggarannya adalah karena menyertakan nomor telepon pada iklan teks.

Hal ini tidak diperbolehkan karena pada bagian deskripsi iklan fungsi utamanya adalah menjelaskan keunggulan produk yang diiklankan.

Jika kolom tersebut diisi dengan nomor telepon, bagaimana konsumen bisa objektif untuk mengklik iklan yang mana.

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa menawarkan nomor telepon ke iklan Anda melalui ekstensi (ekstensi panggilan).

Justru, ekstensi panggilan ini akan lebih bagus karena begitu kita klik iklan tersebut, konsumen akan langsung disambungkan dengan kita via telepon (leads).

Contoh 3

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Pada contoh di atas, pelanggarannya adalah penggunaan kata-kata ajakan (Call to Action/ CTA) yang terlalu general. Misalnya klik disini.

Anda bisa mengubahnya dengan kata-kata yang lebih spesifik untuk bisnis Anda seperti pelajari lebih lanjut disini, ayo belanja di sini, dan lain-lain.

Contoh 4

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Sementara pada contoh di atas, pelanggarannya adalah gambar yang berkedip terlalu cepat atau terlalu lama dan tidak mempunyai logo perusahaan.

Sebagai catatan, iklan harus memiliki logo perusahaan agar konsumen tahu siapa yang menyediakan iklan (publisher) tersebut.

Selain itu, iklan yang berkedip terlalu cepat atau terlalu lama, akan mengganggu pandangan user.

Sekarang coba bayangkan, ketika Anda browsing ke situs tertentu dan melihat ada 3 iklan yang berkedip secara cepat. Apakah itu bisa mengganggu Anda?

Karena itu, pihak Google Adwords membatasi iklan gambar animasi tidak boleh berkedip lebih dari 3x dalam satu putaran iklan. Dan harus berhenti bergerak sepenuhnya setelah 30 detik.

Mungkin banyak dari Anda yang bertanya kenapa KEBIJAKAN EDITORIAL ini ketat diberlakukan?

Pada dasarnya, tujuan dari kebijakan editorial ini adalah karena Google ingin memberikan pengalaman pengguna yang berkualitas.

Apabila iklan sulit untuk dibaca, pengalaman pengguna akan kurang baik.

Calon pelanggan mungkin akan memilih bisnis/iklan yang terlihat jelas dan profesional.

Kebijakan ini sendiri membantu pengiklan untuk memastikan bahwa iklan mereka mudah dibaca dan selalu terlihat profesional, sehingga kemungkinan mendapatkan pelanggan semakin tinggi.

Bagaimana caranya agar iklan tidak mudah ditolak dengan kebijakan editorial?

1. Pastikan iklan menggunakan gaya dan tata bahasa yang umum
Selalu perhatikan ejaan, simbol, tanda baca, kapitalisasi, dan spasi. Pastikan bahwa Anda mengikuti gaya & tata bahasa yang umum dan profesional.

2. Jangan gunakan nomor telepon pada iklan
Jika ingin mendorong pelanggan agar menelepon Anda, sebaiknya gunakan ekstensi panggilan atau iklan khusus panggilan telepon supaya calon pelanggan akan langsung disambungkan ke nomor telepon bisnis Anda ketika mengklik di iklan.

3. Pastikan gambar iklan selalu jelas
Pastikan gambar pada iklan Anda tidak berkedip lebih dari 3 kali, atau ganti gambar di iklan. Iklan animasi harus berhenti bergerak setelah 30 detik. Jangan lupa untuk menyertakan logo perusahaan di frame paling akhir di iklan gambar Anda.

2. Pelanggaran Produk Pemutih Wajah, Kecantikan, Kesehatan dan Obat-Obatan

Contoh 1

Berkaitan dengan penggunaan nama obat resep di iklan atau landingpage (laman landas) iklan.

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Kebijakan ini dibuat untuk mematuhi peraturan pemerintah Indonesia yang tidak memperbolehkan mempromosikan obat resep.

Contoh 2

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Pada contoh di atas hampir mirip dengan contoh sebelumnya.

Di contoh ini adalah produk suplemen yang mengandung bahan berbahaya yang tidak boleh dikonsumsi.

Jadi jika Anda berencana untuk membuat landingpage atau laman landas atau iklan, pastikan dulu kandungan dari suplemen tersebut apakah termasuk kategori berbahaya atau tidak.

Cara ceknya bisa Anda periksa di www.Legitscript.com lalu masukan nama produk Anda. Nanti akan ada petunjuk seperti;
  • Bendera Merah (RED FLAG) + GLOBAL artinya produk tersebut dilarang untuk dijual di semua negara, maka dilarang mengiklankan di AdWords.
  • Bendera Kuning (YELLOW FLAG) + GLOBAL artinya produk diizinkan namun ada larangan untuk klaim tertentu.
Contoh klaim tertentu misalnya tidak boleh ada klaim bisa menyembuhkan, mencegah, merawat penyakit seperti disfungsi ereksi dan impotensi, ataupun variasi penyakit lainnya.

Kenapa kebijakan ini diperlukan?

Google merupakan perantara antara pengiklan dan pemirsa.

Google juga mempunyai kewajiban untuk melindungi pengalaman konsumen ketika mereka melakukan pencarian, terutama untuk perihal sensitif seperti produk kesehatan.

Google juga ingin melindungi pengiklan dan mencegah perihal hukum yang dapat timbul dari penjualan obat tanpa preskripsi dokter dan juga suplemen terlarang.

Bagaimana caranya agar iklan mudah ditolak dengan kebijakan untuk produk kesehatan ini?

1. Pastikan iklan atau landing page tidak berisi obat resep
Pastikan bahwa iklan dan situs Anda tidak berisi produk obat resep maupun istilah obat resep. Walaupun Anda hanya mempromosi dan tidak menjual obat resep, iklan atau landing page yang berisi konten obat resep tidak dapat diloloskan.

2. Pastikan suplemen diizinkan untuk diiklankan di AdWords
Masukkan nama produk suplemen di Legitscript.com dan pastikan tidak ada label bendera merah (RED FLAG) dengan cakupan GLOBAL. Karena produk dengan golongan ini dilarang dijual di semua negara dengan alasan keamanan.

3. Pastikan promosi untuk suplemen tidak ada klaim terlarang
Masukkan nama suplemen di Legitscript.com dan cek apakah ada label bendera kuning (YELLOW FLAG) dengan cakupan GLOBAL. Jika iya, cek klaim apa saja yang tidak diizinkan untuk produk tersebut. Juga bisa diterjemahkan ke Bahasa Indonesia menggunakan Google Translate.

3. Pelanggaran Konten yang Menyesatkan

Pelanggaran ini biasanya juga disebut dengan Misleading Content. Langsung saja cek contoh 1 di bawah ini.

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Iklan ini tidak lolos karena design-nya yang menyertakan gambar seperti tombol dengan ajakan untuk berinteraksi dengan iklan (pada contoh adalah tombol DOWNLOAD).

Kenapa menyesatkan? Karena setelah diklik DOWNLOAD, pelanggan tidak langsung diajak ke download melainkan diputar-putar tergantung keinginan pengiklan. Tentu ini berarti membohongi konsumennya.

Contoh 2

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Pada contoh kedua di atas, iklan seolah-olah menunjukkan bahwa device pengguna sedang terkena virus. 

Atau iklan dengan background hitam/putih/transparan tanpa border di sekelilingnya.

Maka dari itu, apabila iklan Anda background putih, maka sebaiknya gunakan border di sekelilingnya dengan warna yang lebih gelap.

Hal ini perlu Anda lakukan agar bahwa agar iklan Anda terlihat lebih jelas bahwa itu iklan dan bukan bagian dari situs.


Contoh 3

Hindari juga klaim terlalu spesifik dalam iklan maupun landing page. Contohnya bisa Anda lihat di bawah ini.

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Kenapa iklan di atas dianggap terlalu spesifik? Hal ini ada pada kata wajah cerah 3x lipat. Itu dianggap Google sebagai claim yang spesifik (karena ada dua hal yang spesifik).

Yang diperbolehkan Google adalah Wajah Lebih Cerah dalam 2 minggu. Itupun harus ada disclaimernya.

Contoh 4

Hindari klaim penyembuhan secara ‘ajaib’ di iklan maupun landing page. Lihat contoh di bawah ini.

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Kenapa iklan tersebut ditolak? Karena janji kesembuhan untuk penyakit kronis yang belum ada bukti ilmiahnya.

Anda bisa mengubahnya sedikit menjadi (contoh) >> Merawat Kondisi Kanker dengan Pengobatan Terpercaya.

Contoh 5

Untuk klaim atau testiomi dan gambar, pastikan Anda melengkapi iklan atau landing page Anda dengan kalimat disclaimer. Silakan lihat contoh di bawah.

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Kenapa kebijakan ini diperlukan?

Tujuan Google adalah ingin menjaga kepercayaan penggunanya.

Kebanyakan iklan yang melanggar kebijakan konten yang MENYESATKAN mempunyai tujuan untuk mengelabui users untuk mengeklik iklan mereka.

Ini bukan pengalaman yang baik dan Google ingin mencegah hal ini untuk menjaga ekosistem periklanan yang sehat, baik untuk pengguna maupun pengiklan.

Saran agar tidak melakukan pelanggaran konten dan ini adalah salah satu pelanggaran yang paling sering dilakukan pengiklan.

1. Jangan Mengelabui Pengguna dengan Materi Iklan
Pastikan bahwa iklan Anda tidak disertai dengan design bentuk yang menyerupai tombol. Tambahkan border jika background iklan Anda berwarna hitam, putih, atau transparan.

2. Jangan Menggunakan Klaim Terlalu Spesifik dan Mutlak
Misalnya:
  • Turun 2 Kilogram dalam 5 Hari (Ditolak) >> Turun hingga 2 kilogram (Diterima)
  • Turun berat badan secara permanen (Ditolak) >> Turun berat badan dalam 5 hari (Diterima)
3. Tambahkan Disclaimer dalam 1 Layar Browser
Klaim janji hasil produk, testimoni klien, gambar before after setelah pemakaian produk, sebaiknya selalu dilengkapi dengan disclaimer.

4. Jangan Membuat Klaim Penyembuhan untuk Penyakit Kronis
Misalnya:
  • Obat ini dapat menyembuhkan kanker (Ditolak) >> Obat ini dapat membantu proses perawatan pasien kanker (Diterima dan harus dilengkapi dengan disclaimer).

4. Halaman Tujuan Iklan (Landing Page) Tidak Berfungsi

Jika iklan Anda ditolak karena pelanggaran ini, coba buka landing page atau url final iklan Anda terlebih dahulu.

Contoh 1

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Situs tidak loading konten, menghasilkan error misalnya 404 Not Found atau 403 Forbidden.
Pastikan final url atau Landing Page Anda dapat loading dengan baik.

Contoh 2

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Pelanggaran ini terjadi karena situs tidak loading atau bekerja di semua negara & browser atau perangkat.

Untuk mengetahuinya, silakan perika menggunakan tools www.Geopeeker.com dan masukan URL Anda. Pastikan situs loading di semua negara.

Contoh 3
Situs bisa loading namun masih sedang dibangun atau belum ada konten. Misalnya di bawah ini. 

Inilah Alasan Kenapa Iklan Produk Pemutih Wajah atau Suplemen Sering Ditolak Google


Kenapa kebijakan ini (mencegah situs atau landing page tidak berfungsi) perlu dilakukan?

Karena Google menginginkan pengiklan mengoptimalkan anggaran.

Google ingin mencegah pengiklan menyia-nyiakan biaya iklan untuk mempromosi situs dimana pelanggan tidak bisa mempelajari hal apapun mengenai bisnis Anda.

Google juga ingin membuat pengalaman browsing baik untuk pelanggan dengan memastikan iklan yang diklik menghasilkan situs yang berguna untuk mereka.

Jadi, ada 3 langkah yang perlu Anda lakukan untuk mencegah pelanggaran ini.
  • Pastikan landing page atau situs dapat loading dengan cepat tanpa error.
  • Pastikan landing page dapat dibuka di semua negara, browser, dan perangkat.
  • Pastikan landing page sudah berisi konten tentang bisnis. Kalaupun berisi rundown event, pastikan ada informasi event pada landing page tersebut (tidak hanya run down event).
Sudah siap untuk praktek?

*Next saya akan post tentang cara memeriksa alasan penolakan iklan dan bagaimana cara mengaktifkannya kembali.

RELATED POST

Comments
3 Comments

3 komentar:

  1. Aturannya ternyata sangat ketat ya.

    BalasHapus
  2. produk yang abal2 jg bs jadi penyebab iklanya ditolak google

    BalasHapus
  3. Berarti Adword keren,, mereka tidak hanya sekedar mencari keuntungan semata,, melainkan mereka juga mengutamakan kualitas iklan yang ditampilkan,,,

    BalasHapus

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih