Benarkah Google Sudah Siap Bersaing di Sosial Media dengan Membeli Snapchat?

Apakah tawaran dari Google untuk mengakuisisi Snapchat benar adanya?


Benarkah Google Sudah Siap Bersaing di Sosial Media dengan Membeli Snapchat?


Menarik sekali apa yang akan dilakukan Snapchat untuk mengatasi keterpurukan mereka belakangan ini.

Seperti dilansir dari laman Tech Crunch, Google dikabarkan telah mengajukan penawaran sejak tahun 2016 lalu untuk membeli Snapchat kepada Snap Inc (perusahaan induk Snapchat). Pada artikel tersebut dikatakan bahwa Google berani membeli Snapchat diangka 30 miliar dollar.

Meski demikian, CEO Snap, Evan Spiegel sepertinya masih enggan untuk melepas platform social medianya kepada raksasa mesin pencari tersebut. 

Untuk diketahui, Snap Inc melakukan Initial Public Offering (IPO) pada bulan Mei lalu dan membuat nilai perusahaan menjadi 30 miliar dollar. Namun kini, nilai dari Snap Inc diprediksi menurun hingga 15 miliar dollar saja.

Pihak Google sendiri masih belum berkomentar mengenai ini. Tapi, kabar tersebut telah dibantah oleh pihak Snap Inc.

Akan tetapi, Google dan Snapchat rupanya memiliki 'hubungan' yang dekat sejak 2016 lalu. Perusahaan pendanaan milik Google, Alphabet Venture Capital atau CapitalG juga memiliki investasi di Snapchat.


Benarkah Google Sudah Siap Bersaing di Sosial Media dengan Membeli Snapchat?


Dan historisnya, Goolge dikabarkan berusaha membeli Snapchat sejak 2014 lalu. Kala itu, tawaran yang diberikan Google 'hanya' 3 miliar dollar.

Bagaimana Jika Google Benar-Benar Membeli Snapchat?

Jika benar Snapchat akan diakusisi Google, itu adalah cara cukup tepat bagi kedua perusahaan.

Salah satunya adalah kombinasi kacamata pintar milik google dan Snapchat, Google Glass dan Spectacles. Ini pasti akan semakin memanjakan para pengguna snapchat maupun publisher.


Benarkah Google Sudah Siap Bersaing di Sosial Media dengan Membeli Snapchat?


Teknologi AR (Augmented Reality) yang dimiliki Snap akan menjadi aset yang sempurna untuk perkembangan Google Glass.


Adu Kuat Snapchat vs Facebook

Snapchat sendiri mungkin masih kurang familiar untuk pasar Indonesia. Mereka sejatinya telah menguasai pasar Amerika Serikat. Sementara Facebook dan kroninya, justru tertinggal di negeri adidaya tersebut.

Mengenai siapa platform penguasa di Amerika ini, bisa Anda simak artikel saya sebelumnya >> Ternyata, Jumlah Pengguna Whatsapp di Indonesia Jauh Lebih Banyak Ketimbang di Amerika Serikat

Tantangan terbesar dari Snapchat adalah Facebook. Kenapa Facebook?

Ya, platform media sosial paling ramai sejagat ini memang adalah musuh utama Snapchat. 

Pasalnya, Facebook ternyata cukup berhasil dalam mengkloning ide dari snapchat, terutama stories.

Snapchat lebih dulu meluncurkan storie, baru kemudian diikuti oleh Facebook melalui Instagram dan Whatsapp.

Dan kondisi kini berbalik.

Saat ini, lebih dari 250 juta orang menggunakan instagram stories dan WhatsApp. Padahal Instagram stories diluncurkan pada Mei 2016, WhatsApp status baru Februari 2017 lalu.

Meskipun menjadi pendahulu, sekarang Snapchat rupanya jauh tertinggal diangka 166 juta orang pada Februari 2017.


Benarkah Google Sudah Siap Bersaing di Sosial Media dengan Membeli Snapchat?


Instagram baru saja mengumumkan (3/8) bahwa pengguna berusia di bawah 25 tahun menghabiskan kurang lebih 32 menit per-hari untuk menggunakan aplikasi mereka.

Sebaliknya, Snapchat pada Februari lalu mengungkapkan bahwa pengguna di bawah 25 tahun menghabiskan rata-rata 30 menit per hari menggunakan Snapchat.

Siapakah yang akan berjaya?

RELATED POST

Comments
4 Comments

4 komentar:

  1. Aku baru dengar kalau snapchat mau dibeli google.., kalau aku sih nggak tahu seluk beluk yang ada di dalam sosial media snapchat ini., ya maklum belum pernah bergabung., masih pengguna setia fb,twitter dan google plus., hehe

    BalasHapus
  2. Wah makin seru nih persaingan facebook dan google

    BalasHapus
  3. snapchat memang benar terasa masih asing di Indonesia. Namanya terasa kaku untuk diucapkan. Google semakin keren saja berani mengincar snapchat.

    BalasHapus
  4. google udah berenti main social media, fokus di device android aja...


    *ya kali didenger sama CEO-nya

    BalasHapus

Silahkan meninggalkan jejak anda melalui komentar
Sekian dan Terima Kasih